Universitas Malikussaleh Raih Penghargaan KBU Terbaik pada Rakernas FDTI 2026 di Bali
Lhokseumawe — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) 2026 telah sukses diselenggarakan pada 30–31 Maret 2026 di Kampus Bukit Jimbaran, Universitas Udayana, Bali. Kegiatan nasional yang berlangsung dalam rangkaian agenda pada 29 Maret hingga 2 April 2026 ini dipusatkan di Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, dan dihadiri oleh pimpinan Fakultas Teknik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Forum ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi teknik, khususnya dalam pengembangan pendidikan teknik berkelanjutan yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, Rakernas FDTI juga menjadi ruang perumusan arah kebijakan, penguatan jejaring akademik, serta peningkatan kualitas riset dan inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan teknologi global.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Malikussaleh berhasil meraih penghargaan Kerja Sama dan Benchmarking Unit (KBU) Terbaik, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif institusi dalam memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi, pelaksanaan program benchmarking, serta peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan di tingkat nasional.
Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, S.T., M.T., IPM., ASEAN.Eng., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Universitas Malikussaleh dalam memperkuat jejaring kerja sama dan meningkatkan kualitas akademik secara berkelanjutan.
“Capaian ini merupakan bukti nyata bahwa Universitas Malikussaleh terus bergerak maju dalam memperkuat jejaring kerja sama, meningkatkan kualitas akademik, serta berkontribusi aktif dalam forum nasional bidang teknik. Penghargaan KBU Terbaik ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga amanah untuk terus menjaga konsistensi dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif dalam forum nasional seperti FDTI merupakan bagian penting dari strategi pengembangan institusi dalam meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
“Ke depan, kami berharap seluruh sivitas akademika semakin memperkuat budaya kolaborasi, inovasi, dan pengabdian, sehingga Universitas Malikussaleh dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan teknik dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan diraihnya penghargaan KBU Terbaik pada Rakernas FDTI 2026 ini, Universitas Malikussaleh diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
Forum ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi teknik, khususnya dalam pengembangan pendidikan teknik berkelanjutan yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, Rakernas FDTI juga menjadi ruang perumusan arah kebijakan, penguatan jejaring akademik, serta peningkatan kualitas riset dan inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan teknologi global.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Malikussaleh berhasil meraih penghargaan Kerja Sama dan Benchmarking Unit (KBU) Terbaik, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif institusi dalam memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi, pelaksanaan program benchmarking, serta peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan di tingkat nasional.
Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, S.T., M.T., IPM., ASEAN.Eng., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Universitas Malikussaleh dalam memperkuat jejaring kerja sama dan meningkatkan kualitas akademik secara berkelanjutan.
“Capaian ini merupakan bukti nyata bahwa Universitas Malikussaleh terus bergerak maju dalam memperkuat jejaring kerja sama, meningkatkan kualitas akademik, serta berkontribusi aktif dalam forum nasional bidang teknik. Penghargaan KBU Terbaik ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga amanah untuk terus menjaga konsistensi dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif dalam forum nasional seperti FDTI merupakan bagian penting dari strategi pengembangan institusi dalam meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
“Ke depan, kami berharap seluruh sivitas akademika semakin memperkuat budaya kolaborasi, inovasi, dan pengabdian, sehingga Universitas Malikussaleh dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan teknik dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan diraihnya penghargaan KBU Terbaik pada Rakernas FDTI 2026 ini, Universitas Malikussaleh diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.