Lhokseumawe — Mahasiswa Universitas Malikussaleh kembali menunjukkan eksistensinya dalam bidang teknologi kedirgantaraan melalui partisipasi pada ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026. Pada tahun ini, tim Malikussaleh SkyRo 1 resmi mengikuti kompetisi nasional tersebut pada dua kategori sekaligus, yaitu Racing Plane dan Vertical Take-off and Landing (VTOL).
KRTI merupakan kompetisi nasional bergengsi yang berfokus pada pengembangan teknologi pesawat tanpa awak (UAV), mencakup aspek aerodinamika, sistem kendali, navigasi cerdas, hingga integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. Ajang ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik ke dalam inovasi teknologi yang aplikatif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Tim Malikussaleh SkyRo diperkuat oleh mahasiswa berbakat dengan formasi sebagai berikut: Ketua Tim Kelvin Alfarezy, serta anggota Tri Mayluddin Villanda dan Ahmad Fadhil Herlambang. Ketiganya menjadi representasi semangat kolaborasi mahasiswa dalam mengembangkan teknologi drone yang kompetitif dan inovatif.
Dalam proses pengembangannya, tim ini dibimbing langsung oleh Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom, yang memberikan arahan akademik, pendampingan teknis, serta penguatan konsep riset agar inovasi yang dikembangkan dapat memenuhi standar kompetisi nasional.
Ketua Tim Malikussaleh SkyRo, Kelvin Alfarezy, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam KRTI 2026 merupakan bentuk komitmen tim untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi pesawat tanpa awak.
“Kami berusaha memaksimalkan setiap proses mulai dari desain, perancangan sistem, hingga pengujian. Harapannya, kami dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Universitas Malikussaleh di tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, anggota tim Tri Mayluddin Villanda dan Ahmad Fadhil Herlambang juga menegaskan bahwa pengalaman mengikuti KRTI menjadi momentum penting untuk meningkatkan kemampuan teknis, kerja sama tim, serta pemahaman mendalam terkait sistem UAV yang terus berkembang.
Dengan keikutsertaan ini, Tim Malikussaleh SkyRo 1 diharapkan mampu bersaing secara optimal dengan berbagai perguruan tinggi lain di Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem inovasi teknologi di lingkungan Universitas Malikussaleh yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.