Mahasiswa Teknik Informatika Unimal Raih Pendanaan P2MW Nasional, Kembangkan Wirausaha Mahasiswa Berbasis Inovasi
Lhokseumawe – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Jurusan Informatika, Universitas Malikussaleh, Rofli berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025 tingkat nasional. Capaian ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mengembangkan usaha mandiri berbasis inovasi dan kreativitas di tengah perkembangan ekonomi digital.
Program P2MW merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan untuk menciptakan wirausaha muda dari kalangan mahasiswa melalui pembinaan, pendampingan, serta dukungan pendanaan. Program ini menekankan pada aspek keberlanjutan usaha, inovasi produk, serta kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan pasar.
Dalam program tersebut, Rofli mengembangkan konsep usaha yang berorientasi pada kebutuhan pasar dengan pendekatan inovatif. Usaha yang dirancang mengintegrasikan teknologi dalam proses produksi dan pemasaran, sehingga mampu meningkatkan efisiensi serta daya saing produk.
Rofli menyampaikan bahwa proses seleksi P2MW membutuhkan kesiapan yang matang, baik dari sisi ide maupun implementasi.
“Kami harus mampu menunjukkan bahwa usaha yang dirancang memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan dampak ekonomi. Selain itu, strategi bisnis yang jelas juga menjadi faktor penting dalam penilaian,” ujarnya.
Ketua Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh, Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., mengapresiasi capaian tersebut dan menekankan pentingnya pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa perlu didorong untuk menjadi inovator dan pencipta lapangan kerja. Program seperti P2MW menjadi sarana yang efektif untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi Teknik Informatika, Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program kewirausahaan memberikan nilai tambah dalam pengembangan kompetensi.
“Mahasiswa belajar bagaimana mengelola usaha secara profesional dan mengintegrasikan ilmu teknologi dengan dunia bisnis. Ini merupakan bekal penting di masa depan,” ujarnya.
Dengan diraihnya pendanaan ini, diharapkan usaha yang dikembangkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian.
Program P2MW merupakan salah satu program strategis nasional yang bertujuan untuk menciptakan wirausaha muda dari kalangan mahasiswa melalui pembinaan, pendampingan, serta dukungan pendanaan. Program ini menekankan pada aspek keberlanjutan usaha, inovasi produk, serta kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan pasar.
Dalam program tersebut, Rofli mengembangkan konsep usaha yang berorientasi pada kebutuhan pasar dengan pendekatan inovatif. Usaha yang dirancang mengintegrasikan teknologi dalam proses produksi dan pemasaran, sehingga mampu meningkatkan efisiensi serta daya saing produk.
Rofli menyampaikan bahwa proses seleksi P2MW membutuhkan kesiapan yang matang, baik dari sisi ide maupun implementasi.
“Kami harus mampu menunjukkan bahwa usaha yang dirancang memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan dampak ekonomi. Selain itu, strategi bisnis yang jelas juga menjadi faktor penting dalam penilaian,” ujarnya.
Ketua Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh, Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., mengapresiasi capaian tersebut dan menekankan pentingnya pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa perlu didorong untuk menjadi inovator dan pencipta lapangan kerja. Program seperti P2MW menjadi sarana yang efektif untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi Teknik Informatika, Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program kewirausahaan memberikan nilai tambah dalam pengembangan kompetensi.
“Mahasiswa belajar bagaimana mengelola usaha secara profesional dan mengintegrasikan ilmu teknologi dengan dunia bisnis. Ini merupakan bekal penting di masa depan,” ujarnya.
Dengan diraihnya pendanaan ini, diharapkan usaha yang dikembangkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian.