Lhokseumawe – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Jurusan Informatika, Universitas Malikussaleh, Latifatus Zahro berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Spesial Anniversary Era Media Tahun 2025. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Informatika tidak hanya unggul dalam bidang teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan dalam bidang seni dan literasi.
Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan penilaian yang menitikberatkan pada kekuatan diksi, kedalaman makna, serta orisinalitas karya. Dalam kompetisi tersebut, Latifatus Zahro menghadirkan puisi yang sarat makna dan refleksi sosial, sehingga mampu menarik perhatian dewan juri.
Latifatus Zahro menyampaikan bahwa proses penciptaan puisi membutuhkan kepekaan terhadap realitas sosial serta kemampuan mengolah bahasa secara kreatif.
“Puisi yang saya tulis berangkat dari refleksi terhadap kondisi sosial yang ada. Saya berusaha menyampaikan pesan dengan bahasa yang sederhana namun memiliki makna yang mendalam,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang literasi dan seni.
Ketua Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh, Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., mengapresiasi capaian tersebut dan menegaskan pentingnya pengembangan potensi mahasiswa secara holistik.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus mampu mengembangkan kreativitas dan kepekaan sosial. Prestasi ini menjadi bukti nyata hal tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi Teknik Informatika, Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan keberhasilan pembinaan mahasiswa dalam berbagai bidang.
“Kami mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan minat dan bakatnya, baik di bidang teknologi maupun seni. Ini merupakan bagian dari pengembangan karakter mahasiswa,” ujarnya.
Dengan diraihnya prestasi ini, diharapkan mahasiswa Teknik Informatika Universitas Malikussaleh semakin aktif dalam kegiatan kreatif dan literasi serta mampu berkontribusi dalam pengembangan budaya akademik yang inklusif.