HIMATIF Unimal Hadirkan Aksi Nyata: Solidaritas Mahasiswa Informatika untuk Korban Banjir
Sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang terdampak banjir di lingkungan Universitas Malikussaleh, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIF) menginisiasi program “Informatika Peduli”. Melalui program ini, HIMATIF menghadirkan dapur umum sekaligus menyalurkan bantuan kepada mahasiswa, khususnya dari jurusan Teknik Informatika yang mengalami kesulitan akibat bencana.
Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap konsumsi, sembako, hingga obat-obatan yang dibutuhkan oleh mahasiswa terdampak. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Desember 2025 dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam seluruh proses, mulai dari pengadaan kebutuhan, pengemasan, hingga distribusi bantuan.
Program ini memberikan dampak signifikan, terutama bagi mahasiswa perantauan yang mengalami kendala akibat banjir. Terbatasnya akses komunikasi membuat mereka kesulitan menghubungi keluarga, sementara kondisi infrastruktur yang terganggu menghambat pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Ketua HIMATIF Unimal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian antar mahasiswa. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban sekaligus membantu menjaga kondisi kesehatan mahasiswa di tengah situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, HIMATIF Unimal juga berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan empati di lingkungan kampus. Nilai solidaritas yang terbangun diharapkan tidak hanya hadir saat kondisi bencana, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa sehari-hari.
Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap konsumsi, sembako, hingga obat-obatan yang dibutuhkan oleh mahasiswa terdampak. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Desember 2025 dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam seluruh proses, mulai dari pengadaan kebutuhan, pengemasan, hingga distribusi bantuan.
Program ini memberikan dampak signifikan, terutama bagi mahasiswa perantauan yang mengalami kendala akibat banjir. Terbatasnya akses komunikasi membuat mereka kesulitan menghubungi keluarga, sementara kondisi infrastruktur yang terganggu menghambat pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Ketua HIMATIF Unimal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian antar mahasiswa. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban sekaligus membantu menjaga kondisi kesehatan mahasiswa di tengah situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, HIMATIF Unimal juga berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan empati di lingkungan kampus. Nilai solidaritas yang terbangun diharapkan tidak hanya hadir saat kondisi bencana, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa sehari-hari.