LHOKSEUMAWE – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh mengembangkan inovasi teknologi berbasis digital untuk mendukung pengawasan pelanggaran syariat Islam di Kota Lhokseumawe. Inovasi tersebut dikembangkan oleh Tim Kun Fayakun di bawah bimbingan Bapak Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., dengan menghadirkan sistem bernama Smart Syari’ah Surveillance Innovation Technology (SSyar’S-Intel).
Pengembangan teknologi ini bertujuan mendukung Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mewujudkan konsep Smart City di bidang penegakan syariat Islam melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Sistem tersebut dirancang agar mampu membantu petugas Wilayatul Hisbah (WH) melakukan pemantauan secara real time melalui pusat pengendalian berbasis internet.
Dalam implementasinya, kamera CCTV akan dipasang di sejumlah titik publik yang dianggap rawan pelanggaran syariat Islam, seperti taman kota, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, dan pantai. Seluruh perangkat tersebut terhubung langsung dengan dashboard pusat pemantauan di Kantor WH sebagai pusat kendali utama.
Selain fungsi pemantauan langsung, sistem SSyar’S-Intel juga memungkinkan masyarakat memberikan laporan secara cepat melalui sistem deteksi gestur. Teknologi berbasis AI akan mendeteksi gerakan tertentu sebagai kode pelaporan, kemudian secara otomatis menangkap gambar dan mengirimkan laporan ke server utama sebelum diteruskan melalui aplikasi Telegram untuk ditindaklanjuti petugas.
Ketua tim pengembang sekaligus dosen pembimbing, Bapak Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengawasan syariat berbasis digital. “Dengan teknologi ini, petugas Wilayatul Hisbah dapat memantau pelanggaran syariat serta menerima laporan masyarakat secara real time hanya melalui pusat pengawasan berbasis internet,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sistem tersebut juga mampu mengelompokkan tingkat pelanggaran berdasarkan kategori tertentu. Jika pelanggaran dinilai berada pada kategori sedang atau berat, petugas dapat langsung menuju lokasi. Sementara untuk pelanggaran ringan, sistem memungkinkan pemberian peringatan suara langsung dari pusat pengawasan. Seluruh data laporan juga akan tersimpan secara otomatis dalam server sistem.
Inovasi yang dikembangkan mahasiswa Teknik Informatika Universitas Malikussaleh tersebut berhasil lolos ke babak final Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) Tahun 2025 pada kategori Smart City. Tim Kun Fayakun berhasil masuk dalam 20 besar finalis setelah bersaing dengan ratusan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai tahap awal implementasi, sistem ini direncanakan akan diuji coba di kawasan Waduk Kota Lhokseumawe. Untuk mendukung proses penelitian tersebut, Tim Kun Fayakun melakukan audiensi dengan Dinas Syariat Islam Kota Lhokseumawe guna memperoleh dukungan serta izin penelitian.
Tim yang terdiri dari Arlin Fajar Saragih, Alam Pahlevi Pranata, dan Royyan Ramadhan didampingi oleh dosen pembimbing Bapak Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom., melakukan presentasi terkait sistem SSyar’S-Intel kepada Sekretaris Dinas Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Ikhwansyah, yang turut didampingi Kepala Bidang Peribadatan dan Haji, Badi Uzzaman.
Kepala Program Studi Teknik Informatika Universitas Malikussaleh, Bapak Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa pengembangan inovasi ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kami berharap inovasi mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah berbasis teknologi,” tuturnya.
Sementara itu, pihak Dinas Syariat Islam Kota Lhokseumawe menyambut baik pengembangan sistem tersebut dan menilai program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola kota yang modern dan berkelanjutan.
Melalui inovasi ini, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Malikussaleh kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan teknologi digital yang adaptif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.