Empat Tim Mahasiswa Teknik Informatika UNIMAL Melaju ke Final ISAS 2026 di Vietnam melalui Riset BLE Indoor Localization
Reuleut – Empat tim mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh (UNIMAL), berhasil melaju ke babak final ISAS 2026 di Vietnam melalui penelitian mengenai Bluetooth Low Energy (BLE) untuk penentuan lokasi dalam ruangan (indoor localization). Keempat tim mengembangkan pendekatan berbeda untuk meningkatkan keakuratan dan keandalan estimasi lokasi berdasarkan karakteristik sinyal BLE, khususnya dalam lingkungan fasilitas perawatan lansia (nursing care facility).
Penelitian ini berangkat dari tantangan penentuan lokasi dalam ruangan yang tidak selalu dapat mengandalkan teknologi penentuan posisi berbasis satelit. BLE menjadi salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkirakan posisi seseorang atau perangkat berdasarkan sinyal yang diterima dari perangkat pemancar di sekitarnya. Namun, perubahan kekuatan sinyal, kondisi lingkungan, serta ketidakseimbangan data antarlokasi menjadi tantangan dalam menghasilkan prediksi yang konsisten.
Dalam ajang ISAS 2026, empat tim mahasiswa Teknik Informatika UNIMAL mengembangkan penelitian dengan fokus yang saling melengkapi, mulai dari evaluasi pembagian data berdasarkan waktu, pengenalan aktivitas dan lokasi secara bersamaan, penanganan kelas data minoritas, hingga pengelompokan berdasarkan kemiripan sinyal dan kedekatan fisik.
Tim PackMAnist mengangkat paper berjudul “A Comparative Evaluation of Temporal Windowing and Validation Protocols for BLE-Based Indoor Localization in a Nursing Care Facility.” Tim ini terdiri atas Afriza Briliansyah Lubis, Alam Fahlevi Pranata, Gilang Akbar Hadikosyah, Cut Tarina, dan Arlin Fajar Saragih. Penelitian tersebut membandingkan strategi pembagian data temporal dan protokol validasi untuk mengkaji keandalan evaluasi model penentuan lokasi berbasis BLE.
Tim Orang Kampung mengusung paper berjudul “Cross-Label Dependency Modeling for Joint Activity and Room Location Recognition under Extreme Class Imbalance.” Tim yang beranggotakan Muhammad Ulya Farhan, Said Al-Ghiyats, Rayyatun Nadia, dan Cut Intan Ariestia ini meneliti hubungan antara label aktivitas dan lokasi ruangan. Penelitian tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengenalan aktivitas dan lokasi secara bersamaan, meskipun jumlah data pada setiap kelas berbeda secara signifikan.
Penelitian ketiga berjudul “A Feature-Engineered ExtraTrees Pipeline with Minority-Class Relabeling and Temporal Smoothing for Indoor Room-Level Location Prediction from BLE RSSI in a Nursing Care Facility” dikembangkan oleh Wardatul A’ani, Dinda, dan Latifatus Zahro. Penelitian ini memanfaatkan nilai Received Signal Strength Indicator (RSSI) dari sinyal BLE sebagai dasar prediksi lokasi ruangan. Metode yang digunakan mencakup rekayasa fitur, algoritma ExtraTrees, penanganan kelas minoritas, dan penghalusan prediksi berdasarkan urutan waktu untuk mendukung hasil estimasi lokasi yang lebih stabil.
Sementara itu, penelitian keempat berjudul “Signal Similarity and Physical Proximity-Based Clustering with HMM Decoding for BLE Indoor Localization” dikembangkan oleh Ahmad Fadhil Herlambang, Safira Khalisha, Taufik Ismail Karo Karo, Ashila Balqis, dan Nadira. Penelitian ini menggabungkan kemiripan pola sinyal BLE dan kedekatan fisik antarlokasi melalui pendekatan pengelompokan data, kemudian menggunakan Hidden Markov Model (HMM) untuk mempertimbangkan keterkaitan urutan prediksi lokasi.
Keempat penelitian tersebut menunjukkan beragam strategi dalam mengatasi tantangan BLE indoor localization. Selain berfokus pada pemanfaatan data kekuatan sinyal, penelitian juga mempertimbangkan aspek temporal, karakteristik distribusi data, serta hubungan antarlokasi untuk menghasilkan estimasi posisi yang lebih andal. Pengembangan ini berpotensi mendukung sistem pemantauan lokasi dan aktivitas di fasilitas perawatan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan validasi dan pengujian pada lingkungan penerapan sebenarnya.
Dosen pembimbing sekaligus Ketua Jurusan Teknik Informatika UNIMAL, Dr. Eng. Ir. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., memberikan apresiasi atas keberhasilan empat tim mahasiswa yang melaju ke babak final ISAS 2026. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan penelitian di bidang teknologi nirkabel, pengolahan data sensor, dan sistem penentuan lokasi berbasis BLE.
Apresiasi juga diberikan oleh Ketua Program Studi Teknik Informatika UNIMAL, Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk semakin aktif dalam penelitian dan kompetisi ilmiah internasional, sekaligus memperkuat budaya akademik serta pengembangan inovasi di lingkungan Jurusan Teknik Informatika.
Partisipasi empat tim dalam babak final ISAS 2026 di Vietnam menjadi langkah penting dalam pengembangan kompetensi riset mahasiswa Teknik Informatika UNIMAL. Melalui penelitian BLE indoor localization, mahasiswa diharapkan dapat terus menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan perkembangan teknologi dan berpotensi memberikan manfaat bagi penerapan sistem penentuan lokasi dalam berbagai lingkungan, termasuk fasilitas pelayanan dan perawatan.
Penelitian ini berangkat dari tantangan penentuan lokasi dalam ruangan yang tidak selalu dapat mengandalkan teknologi penentuan posisi berbasis satelit. BLE menjadi salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkirakan posisi seseorang atau perangkat berdasarkan sinyal yang diterima dari perangkat pemancar di sekitarnya. Namun, perubahan kekuatan sinyal, kondisi lingkungan, serta ketidakseimbangan data antarlokasi menjadi tantangan dalam menghasilkan prediksi yang konsisten.
Dalam ajang ISAS 2026, empat tim mahasiswa Teknik Informatika UNIMAL mengembangkan penelitian dengan fokus yang saling melengkapi, mulai dari evaluasi pembagian data berdasarkan waktu, pengenalan aktivitas dan lokasi secara bersamaan, penanganan kelas data minoritas, hingga pengelompokan berdasarkan kemiripan sinyal dan kedekatan fisik.
Tim PackMAnist mengangkat paper berjudul “A Comparative Evaluation of Temporal Windowing and Validation Protocols for BLE-Based Indoor Localization in a Nursing Care Facility.” Tim ini terdiri atas Afriza Briliansyah Lubis, Alam Fahlevi Pranata, Gilang Akbar Hadikosyah, Cut Tarina, dan Arlin Fajar Saragih. Penelitian tersebut membandingkan strategi pembagian data temporal dan protokol validasi untuk mengkaji keandalan evaluasi model penentuan lokasi berbasis BLE.
Tim Orang Kampung mengusung paper berjudul “Cross-Label Dependency Modeling for Joint Activity and Room Location Recognition under Extreme Class Imbalance.” Tim yang beranggotakan Muhammad Ulya Farhan, Said Al-Ghiyats, Rayyatun Nadia, dan Cut Intan Ariestia ini meneliti hubungan antara label aktivitas dan lokasi ruangan. Penelitian tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengenalan aktivitas dan lokasi secara bersamaan, meskipun jumlah data pada setiap kelas berbeda secara signifikan.
Penelitian ketiga berjudul “A Feature-Engineered ExtraTrees Pipeline with Minority-Class Relabeling and Temporal Smoothing for Indoor Room-Level Location Prediction from BLE RSSI in a Nursing Care Facility” dikembangkan oleh Wardatul A’ani, Dinda, dan Latifatus Zahro. Penelitian ini memanfaatkan nilai Received Signal Strength Indicator (RSSI) dari sinyal BLE sebagai dasar prediksi lokasi ruangan. Metode yang digunakan mencakup rekayasa fitur, algoritma ExtraTrees, penanganan kelas minoritas, dan penghalusan prediksi berdasarkan urutan waktu untuk mendukung hasil estimasi lokasi yang lebih stabil.
Sementara itu, penelitian keempat berjudul “Signal Similarity and Physical Proximity-Based Clustering with HMM Decoding for BLE Indoor Localization” dikembangkan oleh Ahmad Fadhil Herlambang, Safira Khalisha, Taufik Ismail Karo Karo, Ashila Balqis, dan Nadira. Penelitian ini menggabungkan kemiripan pola sinyal BLE dan kedekatan fisik antarlokasi melalui pendekatan pengelompokan data, kemudian menggunakan Hidden Markov Model (HMM) untuk mempertimbangkan keterkaitan urutan prediksi lokasi.
Keempat penelitian tersebut menunjukkan beragam strategi dalam mengatasi tantangan BLE indoor localization. Selain berfokus pada pemanfaatan data kekuatan sinyal, penelitian juga mempertimbangkan aspek temporal, karakteristik distribusi data, serta hubungan antarlokasi untuk menghasilkan estimasi posisi yang lebih andal. Pengembangan ini berpotensi mendukung sistem pemantauan lokasi dan aktivitas di fasilitas perawatan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan validasi dan pengujian pada lingkungan penerapan sebenarnya.
Dosen pembimbing sekaligus Ketua Jurusan Teknik Informatika UNIMAL, Dr. Eng. Ir. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., memberikan apresiasi atas keberhasilan empat tim mahasiswa yang melaju ke babak final ISAS 2026. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan penelitian di bidang teknologi nirkabel, pengolahan data sensor, dan sistem penentuan lokasi berbasis BLE.
Apresiasi juga diberikan oleh Ketua Program Studi Teknik Informatika UNIMAL, Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk semakin aktif dalam penelitian dan kompetisi ilmiah internasional, sekaligus memperkuat budaya akademik serta pengembangan inovasi di lingkungan Jurusan Teknik Informatika.
Partisipasi empat tim dalam babak final ISAS 2026 di Vietnam menjadi langkah penting dalam pengembangan kompetensi riset mahasiswa Teknik Informatika UNIMAL. Melalui penelitian BLE indoor localization, mahasiswa diharapkan dapat terus menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan perkembangan teknologi dan berpotensi memberikan manfaat bagi penerapan sistem penentuan lokasi dalam berbagai lingkungan, termasuk fasilitas pelayanan dan perawatan.