Lhokseumawe – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Jurusan Informatika, Universitas Malikussaleh kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang komunikasi dan bahasa. Asysyifa Azzahra dan Fhadli Maulana berhasil meraih Juara 3 dalam ajang English Debate Competition tingkat universitas tahun 2025. Prestasi ini semakin memperkuat citra akademik Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh sebagai lingkungan yang tidak hanya unggul di bidang teknologi, tetapi juga dalam pengembangan kemampuan komunikasi dan berpikir kritis.
English Debate Competition merupakan kompetisi yang menguji kemampuan peserta dalam menyusun argumentasi logis, menganalisis isu-isu aktual, serta menyampaikan gagasan secara sistematis menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skills yang sangat dibutuhkan di era global.
Asysyifa Azzahra mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten, kerja sama tim yang solid, serta dukungan penuh dari lingkungan akademik.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang kemampuan berbicara, tetapi juga bagaimana membangun argumen yang kuat dan relevan. Saya banyak belajar tentang critical thinking dan public speaking selama proses persiapan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Fhadli Maulana menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan banyak pelajaran berharga, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berargumentasi secara terstruktur.
“Ajang ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Kami belajar untuk berpikir cepat, menyusun argumen berdasarkan data, dan menyampaikan pendapat dengan percaya diri,” ungkapnya.
Ketua Jurusan Informatika, Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan Asysyifa Azzahra dan Fhadli Maulana menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika memiliki kompetensi yang komprehensif, baik dalam bidang teknologi maupun komunikasi global.
“Mahasiswa Informatika tidak hanya dituntut menguasai teknologi, tetapi juga harus mampu mengomunikasikan ide secara efektif. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa kita memiliki kapasitas tersebut,” tuturnya.
Ketua Program Studi Teknik Informatika, Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom., juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara hard skills dan soft skills dalam membentuk lulusan yang kompetitif.
“Kemampuan berbahasa asing dan berpikir kritis merupakan kompetensi penting di era global. Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi guna mengasah kemampuan tersebut,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.