Pendanaan PKM VGK Nasional Diraih, Andra Munandar Harumkan Jurusan Informatika Unimal
Lhokseumawe – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Jurusan Informatika, Universitas Malikussaleh, Andra Munandar berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui capaian pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skema Video Gagasan Konstruktif (VGK) Tahun 2022. Program ini merupakan bagian dari agenda strategis Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam mendorong penguatan kreativitas, inovasi, serta daya saing mahasiswa di tingkat nasional.
PKM VGK merupakan salah satu skema kompetitif yang berfokus pada penyampaian gagasan konstruktif melalui media video yang komunikatif, berbasis analisis terhadap permasalahan aktual, serta menawarkan solusi inovatif yang aplikatif. Dalam program tersebut, Andra Munandar mengangkat ide berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk menjawab tantangan sosial melalui pendekatan digital yang sistematis, terukur, dan berorientasi pada dampak.
Gagasan yang diusung menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi sebagai instrumen pemecahan masalah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan serta potensi implementasi di lingkungan masyarakat. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan arah pengembangan inovasi mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada konsep, tetapi juga pada nilai guna dan kebermanfaatan secara luas.
Andra Munandar menyampaikan bahwa proses untuk memperoleh pendanaan PKM VGK membutuhkan persiapan yang matang serta pemahaman mendalam terhadap isu yang diangkat.
“Kami melalui tahapan seleksi yang cukup ketat, mulai dari perumusan ide, penyusunan naskah, hingga produksi video yang harus mampu menyampaikan pesan secara jelas dan menarik. Tantangan terbesar adalah bagaimana mengemas ide yang kompleks menjadi solusi yang mudah dipahami dan memiliki nilai implementatif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan tim serta bimbingan dosen dalam menyempurnakan konsep yang diajukan, baik dari sisi substansi maupun penyajian.
Ketua Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh, Dr. Munirul Ula, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai bahwa keberhasilan ini merupakan indikator meningkatnya kualitas inovasi mahasiswa di tingkat nasional.
“PKM menjadi salah satu wadah strategis dalam mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan solutif. Kami terus mendorong mahasiswa agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Teknik Informatika, Zara Yunizar, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam PKM memberikan dampak signifikan terhadap penguatan kompetensi akademik maupun non-akademik.
“Melalui PKM, mahasiswa belajar bagaimana mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam bentuk karya nyata. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak fakultas menilai bahwa capaian ini turut berkontribusi dalam meningkatkan rekognisi institusi di tingkat nasional. Keberhasilan mahasiswa dalam program PKM diharapkan dapat menjadi pemicu bagi mahasiswa lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai program kompetitif yang diselenggarakan secara nasional.
Dengan diraihnya pendanaan PKM VGK ini, diharapkan gagasan yang dikembangkan oleh Andra Munandar dapat terus disempurnakan serta diimplementasikan secara nyata, sehingga mampu memberikan kontribusi dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui pemanfaatan teknologi yang inovatif dan berkelanjutan.
PKM VGK merupakan salah satu skema kompetitif yang berfokus pada penyampaian gagasan konstruktif melalui media video yang komunikatif, berbasis analisis terhadap permasalahan aktual, serta menawarkan solusi inovatif yang aplikatif. Dalam program tersebut, Andra Munandar mengangkat ide berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk menjawab tantangan sosial melalui pendekatan digital yang sistematis, terukur, dan berorientasi pada dampak.
Gagasan yang diusung menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi sebagai instrumen pemecahan masalah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan serta potensi implementasi di lingkungan masyarakat. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan arah pengembangan inovasi mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada konsep, tetapi juga pada nilai guna dan kebermanfaatan secara luas.
Andra Munandar menyampaikan bahwa proses untuk memperoleh pendanaan PKM VGK membutuhkan persiapan yang matang serta pemahaman mendalam terhadap isu yang diangkat.
“Kami melalui tahapan seleksi yang cukup ketat, mulai dari perumusan ide, penyusunan naskah, hingga produksi video yang harus mampu menyampaikan pesan secara jelas dan menarik. Tantangan terbesar adalah bagaimana mengemas ide yang kompleks menjadi solusi yang mudah dipahami dan memiliki nilai implementatif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan tim serta bimbingan dosen dalam menyempurnakan konsep yang diajukan, baik dari sisi substansi maupun penyajian.
Ketua Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh, Dr. Munirul Ula, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai bahwa keberhasilan ini merupakan indikator meningkatnya kualitas inovasi mahasiswa di tingkat nasional.
“PKM menjadi salah satu wadah strategis dalam mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan solutif. Kami terus mendorong mahasiswa agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Teknik Informatika, Zara Yunizar, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam PKM memberikan dampak signifikan terhadap penguatan kompetensi akademik maupun non-akademik.
“Melalui PKM, mahasiswa belajar bagaimana mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam bentuk karya nyata. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak fakultas menilai bahwa capaian ini turut berkontribusi dalam meningkatkan rekognisi institusi di tingkat nasional. Keberhasilan mahasiswa dalam program PKM diharapkan dapat menjadi pemicu bagi mahasiswa lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai program kompetitif yang diselenggarakan secara nasional.
Dengan diraihnya pendanaan PKM VGK ini, diharapkan gagasan yang dikembangkan oleh Andra Munandar dapat terus disempurnakan serta diimplementasikan secara nyata, sehingga mampu memberikan kontribusi dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui pemanfaatan teknologi yang inovatif dan berkelanjutan.