LHOKSEUMAWE – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Malikussaleh (Unimal) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dua tim mahasiswa berhasil memperoleh pendanaan penelitian melalui program Research Mini-Funding ABC 2026 yang diselenggarakan dalam rangkaian 8th International Conference on Activity and Behavior Computing (ABC 2026) di Jepang.
Berdasarkan pemberitahuan resmi dari panitia, kedua tim menerima pendanaan penelitian sebesar 100.000 Yen Jepang (JPY) untuk mendukung pengembangan riset yang mereka ajukan. Program mini-funding tersebut diberikan kepada proposal penelitian yang dinilai memiliki kualitas akademik, inovasi, serta potensi kontribusi terhadap perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan dan komputasi perilaku.
Tim pertama, Smart Emo Care, beranggotakan Safira Khalisha, Kelvin Alfarezy, Ahmad Fadil Herlambang, dan Tri Mayluddin Villanda. Tim ini mengembangkan penelitian yang berfokus pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung analisis kondisi emosional dan perilaku manusia secara lebih akurat dan adaptif.
Sementara itu, tim kedua, Code Blossom, terdiri atas Muhammad Fathurrahman, Anisa Paradisa, Syaldina Syahfitri Br. Sembiring, dan Putri Alifi Nurfadilla. Tim ini mengusung inovasi teknologi berbasis komputasi cerdas yang dirancang untuk memberikan solusi digital terhadap berbagai kebutuhan masyarakat dan lingkungan.
Selain memperoleh dukungan pendanaan, kedua tim juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam ekosistem riset internasional yang melibatkan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara yang tergabung dalam jaringan Activity and Behavior Computing (ABC). Melalui program ini, mahasiswa memperoleh akses terhadap pembimbingan akademik, evaluasi penelitian, serta peluang kolaborasi global yang dapat mendukung pengembangan riset hingga publikasi internasional.
Dalam pelaksanaan penelitian, kedua tim mendapat pendampingan dari dosen Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh, yaitu Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., Hafizh Alkausar Aidilof, S.T., M.Kom., dan Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom. Kolaborasi antara pembimbing internal dan jejaring akademik internasional tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas luaran penelitian yang dihasilkan mahasiswa.
Ketua Jurusan Informatika Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh sekaligus salah satu dosen pembimbing, Dr. Eng. Muhammad Fikry, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Teknik Informatika Unimal mampu bersaing dalam lingkungan penelitian global.
"Program mini-funding ini tidak hanya memberikan dukungan pendanaan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan peneliti dan akademisi dari berbagai negara. Pengalaman tersebut sangat penting untuk meningkatkan kapasitas riset mahasiswa, memperluas jejaring akademik internasional, serta mendorong lahirnya inovasi yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Informatika Universitas Malikussaleh, Said Fadlan Anshari, S.Kom., M.Kom., menyebutkan bahwa keberhasilan kedua tim merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa dalam menyusun dan mengembangkan proposal penelitian yang kompetitif.
"Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan penelitian dan kompetisi internasional. Keberhasilan Tim Smart Emo Care dan Code Blossom menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Informatika Unimal memiliki kemampuan yang mampu bersaing di tingkat global. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan penelitian yang bermanfaat," katanya.
Keberhasilan memperoleh pendanaan internasional serta kesempatan berkolaborasi dengan komunitas riset global semakin memperkuat komitmen Jurusan Informatika Universitas Malikussaleh dalam membangun budaya penelitian yang unggul. Prestasi ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan eksistensi Universitas Malikussaleh di kancah akademik internasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi teknologi yang berkontribusi bagi pembangunan masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan.