TEKNIK INFORMATIKA

UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Ahad, 20 Oktober 2019

Kunjungan Industri Teknik Informatika Unimal ke PT. INALUM

13 September 2019 Umum, Kegiatan,

Pada tahun ini, Teknik Informatika Universitas Malikussaleh mengirim mahasiswa untuk mengunjungi PT. Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) pada kamis, 12 september 2019.

 

Kedatangan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh disambut oleh Bapak Parinda Kusrianto dari Divisi Process and Modelling Engineering.

“Semoga dalam kunjungan ke PT.Inalum dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dan dapat di terapkan di jurusan teknik informatika” Ujar Parinda.

 

PT. Inalum yang saat ini dikepalai oleh Budi Gunadi Sadikin terletak di Kuala Tanjung, Sei Suka, Batu Bara, Sumatera Utara. Perusahaan ini merupakan perusahaan peluburan aluminium pertama dan terbesar di asia tenggara. PT. Inalum memiliki 3 produk utama yaitu Aluminium Ingot, Aluminium Alloy serta Aluminium Billet. Dalam peleburan aluminium, inalum menggunakan teknik elektrolisis untuk mengubah alimina menjadi aluminium yang mana teknik tersebut memerlukan energi listrik yang sangat besar. Karena itulah inalum membangun serta mengoperasilan pembangkit listrik mereka sendiri berupa pembangkit listrik tenaga air yaitu PLTA Siguragura, Siruar dan Tangga yang lerletak di paritohan, Kabupaten Toba, Samosir.

 

PLTA dipilih sebagai power plant PT. Inalum karena dapat menghasilkan listrik dengan murah dan cenderung lebih stabil dibanding pembangkit model lain. Fasilitas lainnya adalah inalum smelting plant yang mana didalam smelting plant tersebut terdapat fasilitas lain yaitu carbon plant, green plant, backing plant dan rodding plant, yang mana pada fasilitas smelting plant tersebutlah dihasilkan batang anoda yang akan digunakan pada fasilitas selanjutnya yaitu reduction plant. Pada reduction plant terjadi proses elektrolisis dimana proses tersebut akan mengubah alumina menjadi alunium. Untuk mendukung proses peleburan pada fasilitas tersebut PT inalum memiliki 510 "pot" algortma MCU (micro controller unit) sebagai kontrol sistemnya.

 

Fasilitas lain yang tak kalah pentingnya adalah Gas cleaning system, yang dibangun untuk mengolah gas buangan hasil produksi PT.Inalum sehingga aman untuk dilepaskan kembali ke udara.

 

Kualitas dari suatu produk aluminium berkualitas baik ditentukan berdasarkan 2 indikator yaitu Hydrogen content dan inclusion. Dengan kata lain semakin rendah kada hidrogen dan zat pengotornya dalam suatu produk aluminium maka semakin baik pula kualitasnya.[m.irsan]